Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak
ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri
dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat
untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan
yang mulia dan
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian
kita tidaklah sia-sia.
Cinta Menurut Ajaran Agama
Cinta Adalah hasrat yang dimiliki oleh setiap manusia, dimana timbul rasa ingin memiliki, atau rasa suka dalam dirinya. Cinta dalam Pandangan Agama mencintai hal yang sangat berarti bagi diri kita sepanjang hidup kita, kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang sangat berarti untuk saling menghargai antara sesama manusia. cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Kasih Sayang
Menurut saya pribadi Kasih Sayang itu adalah perasaan saling perhatian dan membutuhkan antara dua manusia yang saling mencintai
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan
W.J.S.Porwadarminta, kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau
perasaan suka kepada seseorang.Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan
sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebh dewasa lagi
dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab,
perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang, mengasihi, atau saling
menumpahkan kasih sayang.
Kemesraan menurut saya pribadi adalah perasaan saling ketergantungan antara dua individu atau manusia yang saling mencintai. Karena jika suatu individu atau manusia sudah saling mencintai pasti akan membutuhkan yamg namanya kemesraan , kemesraan ini untuk menjalin hubungan agar tetap abadi selamanya.
Ada aspek belas kasih yang menganggap dimensi kuantitatif, seperti individu
belas kasih yang sering diberi milik kedalaman,kekuatan atau gairah . Lebih
kuat dari empati , merasakan umumnya menimbulkan aktif keinginan untuk
meringankan penderitaan orang lain.
Apakah Cinta itu?
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji
kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang
kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia
mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih
apa yang ada.
misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan -
penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena
alasan yang penting.
Menurut
hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan
menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata
Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa
`abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :
(1) Lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan
yang lain.
(2) Lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan
yang lain.
(3) Lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan
orang lain/diri sendiri. Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT,
maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih
suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti
perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.
Kemesraan
Menurut sumber lain Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga
kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib.
Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata.
Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi
rasa cinta dan kasih.
Belas Kasihan
Belas kasih (composian) adalah kebajikan -satu di mana kapasitas emosional
empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari
cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan
humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan
kepribadian .
Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang
sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat
ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di
campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta.
Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas,
kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara.